Selasa, 29 Maret 2016

Prak 03 – Secondary Assets, Logo Movement, F-Curves


1. Tujuan

Pada praktikum ini, belajar tentang elemen yang bisa ditambahkan pada sebuah animasi 3D yaitu Secondary Assets dan Movement. Pada praktikum ini, penambahan movement diperdetail dengan menggunakan F-Curves.

2. Alat

Adobe Illustrator CC
Maxon Cinema 4D R16

3. Bahan

  1. hasil praktikum sebelumnya
  2. asset sekunder download

4. Dasar Teori

Gunakan pertanyaan berikut untuk menuliskan dasar teori yang relevan
  1. Secondary Asset berfungsi sebagai asset tambahan untuk menambah kompleksitas animasi 3D.
  2. F-Curves adalah kurva cepat/lambatnya pergerakan animasi. digunakan untuk mengatur Ease-in maupun Ease-out. F-Curves juga sangat membantu jika ingin menggunakan animasi efek bounce, wave, dll. 

5. Tugas Praktikum

Pada animasi logo favorit yang sudah kalian buat sebelumnya, lakukan hal berikut:
  1. Tambahkan secondary Assets
  2. Tambahkan kompleksitas gerakan pada asset utama (logo)
  3. Haluskan gerakannya menggunakan F-Curves

6. Petunjuk Praktikum

Berikut adalah beberapa petunjuk yang bisa digunakan untuk menyelesaikan tugas praktikum

Menambahkan secondary assets menggunakan cloner dan helix path


Menambahkan kompleksitas gerakan assets utama (logo)


Memperhalus gerakan menggunakan F-Curves


7. Hasil Praktikum


8. Kesimpulan

Alhamdulillah praktikum saya selesai mengerjakan praktikum 3. namun saya mengalami banyak kesulitan. kesulitan yang saya alami pertama saat membuat clone dan helix. mengatur bagaimana pasnya. jadi cukup lumayan mengira-ngira pasnya bagaimana. tapi berbagai cara saya lakukan untuk bisa membuatnya, mulai dari mempelajari modul sampai tanya kepada teman yang lebih bisa dan sudah selesai. alhamdulillah, saya dapat menyelesaikan praktikum ke 3 ini.

9. Referensi


Rabu, 16 Maret 2016

Prak 02 – Camera Path, Lighting, and Material

1. Tujuan

Pada praktikum ini, belajar tentang elemen yang bisa ditambahkan pada sebuah animasi 3D yaitu Camera Path, Lighting, Material. Camera path diimplementasikan menggunakan spline. Lighting menggunakan Physical Sky dan Area Light.

2. Alat

Adobe Illustrator CC
Maxon Cinema 4D R16
Time Lapse Assembler

3. Bahan

hasil praktikum sebelumnya

4. Dasar Teori

Animasi motion guide adalah animasi sebuah movie clip yang bergerak mengikuti jalur sesuai dengan yang kita buat. Motion guide ini biasanya ada pada animasi 2D dan sering digunakan di Adobe Flash. Sedangkan Camera path, pengertiannya sama dengan animasi motion guide yaitu movie clip yang bergerak mengikuti jalur sesuai dengan path yang kita buat. Untuk Camera Path ini, kita gunakan pada animasi 3D karena mengambil angle dari sumbu x, y, maupun z.

Physical Sky adalah fitur yang disediakan Cinema 4D untuk mengubah background area menjadi berwarna seperti suasana langit yang dapat kita atur pula waktunya sesuai keinginan kita. Sedangkan Area light adalah fitur Cinema 4D untuk memberikan efek cahaya yang tampak pada object. Seperti arah-arahnya dan gelap-terangnya.

Material adalah fitur pada Cinema 4D yang digunakan untuk memberikan warna pada object. Pada fitur material ini terdapat banyak pengaturan warna serta texture yang dapat kita tambahkan pada object. Contohnya jika kita ingin memberikan efek glossy pada object, maka kita pilih material Danel, jika ingin efek seperti kayu, maka kita pilih benzi, jika kita ingin efek seperti glitter maka kita pilih cheen, dan lain sebagainya. Kita juga dapat mengatur warnanya dan tingkat efeknya sesuai keinginan kita.  

5. Tugas Praktikum

Pada animasi logo favorit yang sudah kalian buat sebelumnya, tambahkan:
  1. Pergerakan kamera menggunakan teknik camera path
  2. Lighting sederhana dan mudah menggunakan Physical Sky dan Area Light

6. Petunjuk Praktikum

Berikut adalah beberapa petunjuk yang bisa digunakan untuk menyelesaikan tugas praktikum
Pergerakan camera menggunakan Camera Path, lebih spesifik lagi disebut dengan spline.

Menambahkan Lighting menggunakan Physical Sky

Menambahkan Lighting menggunakan Area Light

Menambahkan Material

7. Hasil Praktikum


8. Kesimpulan

Berdasarkan praktikum ini, yang pertama saya dapat belajar mengenai camera path. Sempat merasa bingung dan kesulitan saat menempatkan dan menggeser camera serta mengatur posisi arcsnya. Setelah mengutak-atik dan mencoba akhirnya menemukan arcs dan rotasi yang tepat. Untuk tahap selanjutnya dalam membuat physical skky dan area light cukup lancar.
Kesulitan dalam praktikum kali ini saya dapatkan ketika kita mengatur bagaimana mendapat posisi kamera yang tepat.

9. Referensi

Rabu, 02 Maret 2016

Prak 01 – Logo 3D 360 (Turn Table Animation)

1. Tujuan

Perkenalan dengan dunia 3D melalui pembuatan animasi object berputar 360 derajat atau disebut juga turn table animation.

2. Alat

Adobe Illustrator CC
Maxon Cinema 4D R16

3. Bahan

Logo Dies Natalis PENS ke 28.

4. Dasar Teori

Gunakan pertanyaan berikut untuk menuliskan dasar teori yang relevan

Perbedaan Animasi 2D dan 3D

Jenis animasi yang banyak dikenal adalah animasi 2D dan 3D, perbedaan dari animasi 2D dan 3D adalah dapat dilihat dari sudut pandangnya. Animasi 2D menggunakan koordinar x dan y, sedangkan animasi 3D menggunakan koordinat x,y, dan z yang memungkinkan kita dapat melihat sudut pandang objek secara lebih nyata.
  • Animasi 2D
Animasi jenis ini juga biasa disebut dengan film kartun. Kartun sediri berasal dari kata Cartoon, yang artinta gambar yang lucu. Contohnya adalah : Lonney Tunes, Tom and Jerry, Doraemon, dan lain sebagainya.
  • Animasi 3D
Animasi 3d adalah pengembang dari animasi 2d. Dengan animasi 3d, karakter yang diperlihatkan semakin hidup dan nyata, mendekati wujud manusia aslinya. Contohnya Toy Story, Monster Inc, Finding Nemo, The Incredible, hingga Final Fantasy.disini kita bisa melihat perbedaan visual jika dibandingkan dengan animasi 2d. Kesemuanya itu biasa juga disebut dengan animasi 3d atau Computer Generated Imagery (CGI).
Sedangkan untuk model animasi 2D, animasi dibuat dengan menggunakan beberapa gambar yang memiliki layer terpisah yang berarti tanpa menggunakan rangka virtual. Kemudian anggota badan, mata, mulut dan sebagainya dari objek tersebut dibuat seolah – olah bergerak oleh animator dengan menggunakan ”key frame” secara terus menerus atau frame by frame. Proses tersebut disebut sebagai proses ‘tweening motion” atau “morphing”. Contoh aplikasi untuk melakukan hal tersebut adalah Macromedia Flash.

Pengertian Tracing

Tracing, berawal dari kata trace, yang bermaksud menelusuri atau penelusuran. Dalam grafis, tracing bermakna menggambar ulang dengan memakai acuan/patrun. Bila disederhanakan berarti menjiplak gambar, adapula yang mendefinisikan tracing sebagai proses perubahan format gambar dari bitmap menjadi vector biasa. Tracing ini bisa dilakukan dengan beberapa aplikasi. 

Perbedaan membuat animasi 2d di flash dengan cinema 4D


Adobe Flash adalah software yang digunakan untuk membuat animasi 2D sedangkan Cinema 4D merupakan software untuk pembuatan animasi 3D. Perbedaan dari kedua software tersebut terletak pada fungsinya. Pada Adobe Flash, objek yang dianimasikan tidak memiliki ketebalan dan tidak dapat diputar 360 derajatkarena pada Adobe Flash hanya memiliki sumbu X dan Y. Sedangkan pada Cinema 4D, objek yang akan dianimasikan dapat diputar 360 derajat pada sumbu X dan telah dilengkapi juga dengan beberapa fitur yang dapat mengatur tingkat ketebalan objek. Serta pada Cinema 4D, objek dapat diatur model lightingnya sehingga kesan 3D dari objek lebih terlihat.

5. Tugas Praktikum

Buatlah animasi 360 dari logo favorit kalian

6. Petunjuk Praktikum

Berikut adalah beberapa petunjuk yang bisa digunakan untuk menyelesaikan tugas praktikum
1. Tracing Logo menggunakan illustrator
2. Membuat logo 3D menggunakan Cinema 4D dari file illustrator
3. Membuat animasi 360 derajat
  1. Merender animasi ke dalam file movie (mp4)

7. Hasil Praktikum


8. Kesimpulan

Alhamdulillah, dari praktikum pertama ini saya mengenal sedikit dari cinema 4D. bagaimana cara membuat logo yang telah di tracing di Adobe illustrator kemudian diubah ke 3D menggunakan cinema4D. lalu mengenal extrude dan mengenal cara mewarnai material di cinema 4D. lalu mengetahui cara merotasi materialnya.

9. Referensi

Minggu, 03 Januari 2016

Praktikum 16 - Motion guide

1. Tujuan

Membuat animasi kupu-kupu bergerak menggunakan teknik Motion Guide

2. Alat dan Bahan
  • alat : Adobe Flash Cs5
  • bahan :  gambar
3. Dasar teori

 Animasi motion guideadalah animasi yang arah geraknya mengikuti lintasan atau jalur yang telah kita tentukan.
- Buka lembar kerja kosong
- Klik kanan Layer 1 dan pilih perintah Add Classic Motion Guide untuk emmbuat layer guide.
- Klik frame 1 dalam Guide : Layer 1 kemudian buat objek garis lengkung menggunakan pencil tool seperti gambar di bawah ini.
- Klik frame 60 dalam Guide : Layer 1 kemudian pilih Insert Frame. Langkah ini berguna untuk memperpanjang tampilan objek garis hinggal frame 60.
- Selanjutnya klik frame pada layer 1
- Buat objek di ujung awal garis lengkung. Misalnya objek lingkaran seperti terlihat pada gambar berikut
- Klik kanan pada frame 1 Layer 1 kemudian pilih Create Classic Tween
- Klik frame 60 layer 1 kemudian pilih Insert Keyframe.
- Pada frame 60 klik tahan dan geser posisi lingkaran ke ujung kanan garis lengkung. Perhatikan gambar berikut.
- Klik frame diantara frame 1 sampai 60, kemudian aktifkan perintah Oriented to path pada panel properties.
- Simpan projek flash dengan nama “Animasi Motion Guide 
4. Tugas Praktikum
membuat animasi dengan motion guide
5. Hasil Praktikum
 
6. kesimpulan
Dengan adanya tugas ini saya bisa lebih mengerti bagaimana cara membuat Animasi di Adobe Flash.

7. Referensi
 

Praktikum 15- bouncing ball motion tween

1. Tujuan

Membuat animasi bouncing ball menggunakan teknik Motion Tween

2. Alat dan Bahan
  • alat : Adobe Flash Cs5
  • bahan :  gambar


3. Dasar teori

Motion Tween 
Motion Tween adalah pergerakan suatu objek dari keadaan awal sampai keadaan akhir. Motion tween sering digunakan untuk memberikan animasi berupa merubah posisi benda,merubah ukuran benda,dan merubah visibilitas,kecerahan(brightness),kedalaman warna benda. Merubah posisi benda dapat diartikan bahwa motion tween dapat menggerakkan benda dari titik A ke titik B.



Shape Tween
Shape tween adalah perubahan bentuk dari suatu objek ke objek lain. Untuk Shape Tween objek yang di animasikan harus berjenis Shape, untuk ukuran file yang dihasilkan Shape Tween lebih besar dibandingkan motion Tween


Classic Tween 
Pengertian classic tween tidak jauh beda dengan motion tween. Hanya saja classic tween digunakan untuk animasi 2 dimensi.


4. Tugas Praktikum
membuat animasi modifikasi "One Little Finger" by super simple songs

5. Hasil Praktikum
 
6. kesimpulan
Dengan adanya tugas ini saya bisa lebih mengerti bagaimana cara membuat Animasi di Adobe Flash.

7. Referensi
 

Praktikum 14- logo motion

prak 14 - logo motion part 3

1. Tujuan

Membuat animasi logo bergantian menggunakan teknik masking

2. Alat dan Bahan
  • alat : Adobe Flash Cs5
  • bahan :  gambar


3. Dasar teori

Motion Tween 
Motion Tween adalah pergerakan suatu objek dari keadaan awal sampai keadaan akhir. Motion tween sering digunakan untuk memberikan animasi berupa merubah posisi benda,merubah ukuran benda,dan merubah visibilitas,kecerahan(brightness),kedalaman warna benda. Merubah posisi benda dapat diartikan bahwa motion tween dapat menggerakkan benda dari titik A ke titik B.



Shape Tween
Shape tween adalah perubahan bentuk dari suatu objek ke objek lain. Untuk Shape Tween objek yang di animasikan harus berjenis Shape, untuk ukuran file yang dihasilkan Shape Tween lebih besar dibandingkan motion Tween


Classic Tween 
Pengertian classic tween tidak jauh beda dengan motion tween. Hanya saja classic tween digunakan untuk animasi 2 dimensi.


4. Tugas Praktikum
membuat animasi modifikasi "One Little Finger" by super simple songs

5. Hasil Praktikum
 
6. kesimpulan
Dengan adanya tugas ini saya bisa lebih mengerti bagaimana cara membuat Animasi di Adobe Flash.

7. Referensi
 


Praktikum 13 - Logo motion

1. Tujuan

Membuat animasi logo bergantian menggunakan teknik masking

2. Alat dan Bahan
  • alat : Adobe Flash Cs5
  • bahan :  gambar


3. Dasar teori

Motion Tween 
Motion Tween adalah pergerakan suatu objek dari keadaan awal sampai keadaan akhir. Motion tween sering digunakan untuk memberikan animasi berupa merubah posisi benda,merubah ukuran benda,dan merubah visibilitas,kecerahan(brightness),kedalaman warna benda. Merubah posisi benda dapat diartikan bahwa motion tween dapat menggerakkan benda dari titik A ke titik B.



Shape Tween
Shape tween adalah perubahan bentuk dari suatu objek ke objek lain. Untuk Shape Tween objek yang di animasikan harus berjenis Shape, untuk ukuran file yang dihasilkan Shape Tween lebih besar dibandingkan motion Tween


Classic Tween 
Pengertian classic tween tidak jauh beda dengan motion tween. Hanya saja classic tween digunakan untuk animasi 2 dimensi.


4. Tugas Praktikum
membuat animasi modifikasi "One Little Finger" by super simple songs

5. Hasil Praktikum
6. kesimpulan
Dengan adanya tugas ini saya bisa lebih mengerti bagaimana cara membuat Animasi di Adobe Flash.

7. Referensi